Contoh CV Bahasa Inggris Terbaru 2013

Contoh CV bahasa inggris kadang menjadi salah satu syarat pendamping surat lamaran kerja kita. Oleh karena itu, alangkah baiknya contoh cv yang kita tulis haruslah sesuai dengan kaidar bahasa inggris yang formal. Jika tidak, currulum vitae bahasa inggris kita bisa jadi tidak diterima.

Berikut ini adalah contoh CV bahasa Inggris yang bisa dijadikan inspirasi dalam melamar pekerjaan :

PERSONAL INFORMATION



Name
Address
Phone
Cellphone
Email
Brith Date
Nationality
Gender
Marital Status
Spouse Name
Number of Dependents
: Diana Rose
: Karawaci Office Park, Tangerang 15811
: (021) 555 xxxxx
: 081111xxxxx
: dianarose@gmx.com
: 16 March, 1980
: Indonesian
: Female
: Married
: Abuya Chandra, M.Sc
: 1
 
PERSONAL PROFILE 
A qualified English teacher who is able to effectively communicate with students from different backgrounds or varying degrees of ability. A dedicated professional with a proven ability to teach, motivate students to maximum performance by encouraging a positive and energetic environment. Fully familiar with the English National Curriculum and experience of applying technology in the classroom to make the most of the learning experience. Presently looking for a English teaching position with a progressive school. 
CAREER HISTORY 
August 2001 – Present
August 2000 - Present
An English Teacher
SMAN Englishindo Jakarta
Cempaka Putih 33, Jakarta, (Postal Code)
And
An English Teacher
SMPN Englishindo Jakarta
Cempaka Putih 34, Jakarta (Postal Code)
Duties :
1.    Teaching English
2.    Managing classroom
3. Planning, preparing, and delivering lessons to a varied range of classes and age groups
4.  Preparing and setting tests, examination papers, exercises, individual and group assignment.
5.    Marking all oral and written works of the students
6.  Writing and producing new material appropriate with the classroom, including audio and visual resources
7.    Organizing and Getting involved in a speech contest
8.   Overcoming basic administration such as keeping the students’ attendance records for starters and leavers
9.  Giving a secret of answering the tests of National Final Examination



ACADEMIC QUALIFICATIONS

  • THE STATE UNIVERSITY OF ENGLISHINDO : English Education Degree 1998 - 2002
  • SMAN 1 JAKARTA : 1995 - 1998
  • SMPN 1 JAKARTA : 1992 - 1995
  • SDN 1 JAKARTA : 1986 - 1992
PROFESSIONAL QUALIFICATIONS
 
  • Able to use computer-assisted educational resources. Certified for Computer-assisted Language Learning.
  • Researching new topic areas and maintaining up-to-date subject knowledge. Certified for Research on Educational National Curriculum. 
AWARDS
The Best English Teacher in Jakarta - Governor Awards 2011
BOOKS

Jika contoh cv bahasa inggris ini kurang dianggap baik, silahkan tambahkan apa kekurangan contoh cv ini yo..

Kumpulan Kata Kata Bijak

Kumpulan Kata Kata Bijak untuk Indonesia - Pagi ini mari mengenang kata bijak Soekarno, seorang presiden yang tak kan pernah dilupakan masyarakat Indonesia. Semoga dengan hadirnya kata bijak Soekarno, Presidenku Presidenmu Presiden Kita ini kembali membuat kita semangat, termotivasi kembali untuk tetap melanjutkan perjuangan hidup kita saat ini :


Kata Kata Bijak Soekarno

“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)

“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)

“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)

“……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)

“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)

“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)

“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)

“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)

“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)

“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)

“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)

Amanat Bung KarnoTentang hubungan internasional

Politik bebas bukanlah suatu politik yang mencari kedudukan netral jika pecah peperangan; politik bebas bukanlah suatu politik netralitas tanpa mempunyai warnanya Beograd; berpolitik bebas bukanlah berarti menjadi suatu negara penyangga antara kedua blok raksasa.
[KTT NON BLÖK, Beograd 1-9-1961 ]

Berpolitik bebas berarti pengabdian yang aktip kepada tujuan yang luhur dari kemerdekaan, perdamaian kekal, keadilan sosial dan kemerdekaan untuk merdeka. Ia adalah tekad untuk mengabdi kepada tujuan ini; ia kongruen dengan hati nurani sosial manusia.
[KTT NON BLÖK, Beograd 1-9-1961]

Politik Non-Blok adalah pembaktian kita secara aktip kepada perjuangan yang luhur untuk kemerdekaan, untuk perdamaian yang kekal, keadilan sosial dan kebebasan untuk Merdeka.
[KTT NON BLÖK, Beograd 1-9-1961]

Adalah menjadi keyakinan kita bersama kita bahwa, suatu polltik yang bebas merupakan jalan yang paling baik bagi kita masing-masing untuk memberikan suatu sumbangan yang tegas kearah pemeliharaan perdamaian dan pengurangan ketegangan-ketegangan Internasional.
[KTT NON BLÖK, Beograd 1-9-1961]

“…..kita mempertahankan pendapat bahwa pembentukan blok-blok, apalagi jika berdasarkan kekuatan dan perlombaan persenjataan, hanya mengakibatkan peperangan.”
[KTT NON BLÖK, Beograd 1-9-1961]

Kita menginginkan satu Dunia Baru penuh dengan perdamaian dankesejahteraan, satu Dunia Baru tanpa imperialisme dan kolonialisme dan exploitation de l’homme par l’homme et de nation par nation.
[Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Bangsa Indonesia (saya) berjanji pada diri Beograd untuk bekerja mencapai suatu Dunia yang lebih baik, suatu Dunia yang bebas dari sengketa dan ketegangan, suatu Dunia di mana anak-anak dapat tumbuh dengan bangga dan bebas, suatu Dunia di mana keadilan dan kesejahteraan berlaku untuk semua orang. Adakah suatu bangsa  menolak janji semacam itu?”.
[Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Dengan segala kesungguhan, saya katakan: kami bangsa-bangsa yang baru Merdeka bermaksud berjuang untuk kepentingan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Badan itu hanya dapat menjadi effective, bila Badantersebut mengikuti jalannya sejarah dan tidak mencoba untukmembendung atau mengalihkan ataupun menghambat jalannya. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Di zaman pembangunan bangsa-bangsa ini telah muncul kemungkinannya, keharusan akan suatu “Dunia” yang bebas dari ketakutan, bebas dari kekurangan, bebas dari penindasan-penindasan
Nasional. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Bagi suatu bangsa yang baru lahir stau suatu bangsa yang baru lahir kembali milik yang paling berharga adalah “kemerdekaan” dan “kedaulatan”. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Dunia kita yang satu ini terdiri dari Negara-negara Bangsa, masingmasing sama berdaulat, dan masing- masing berketetapan hati menjaga kedaulatan itu, dengan masing-masing berhak untuk menjaga
kedaulatan itu. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Dalam hal ini kita tidak hanya berjuang untuk kepentingan kitaBeograd melainkan kita berjuang untuk kepentingan ummat manusia. Seluruhnya, ya perjuangan kita lakukan untuk kepentingan mereka
yang kita tentang..[Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Bukanlah pion-pion yang di atas papan catur yang tuan-tuan hadapi. Yang tuan-tuen hadapi adalah manusia, impian-impian manusia, citacita manusla dan hari depan manusia. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Saya serukan kepada tuan-tuan kepada semua anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Bergeraklah bersama arusnya sejarah, janganlah mencoba membendung arus itu. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

“Sesuatu” itu kami namakan “Pancasila”, ya “Pancasila” atau Lima Sendi Negara kami. Lima Sendi/Dasar tidaklah langsung berpangkal pada Manifesto komunis ataupun Declaration of Independence. Declaration of Independence memang, gagasan-gagasan dan cita-cita itu mungkin sudah ada sejak berabad-abad telah terkandung dalam bangsa kami. Dan memang tidak mengherankan bahwa paham-paham mengenai kekuatan yang besar dan kejantanan itu telah timbul dalam bangsa kami selama dua ribu tahun peradaban kami dan selama berabad-abad kejayaan bangsa sebelum imperialisme menenggelamkan kami pada suatu saat kelemahan Nasional. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Singkirkan penyelewengan terhadap kemerdekaan dan emansipasi dan ancaman terhadap perdamaian akan lenyap. Tumbangkan Imperialisme dengan segera dengan Beogradnya Dunia akan menjadi suatu tempat yang lebih bersih, suatu tempat yang lebih baik dan suatu tempat yang lebih aman. [Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Bangunlah Dunia ini kembali! Banguniah Dunia ini kokoh kuat dan sehat! Bangunlah suatu Dunia di mana semua bangsa hidup dalam Damai dan Persaudaraan. Bangunlah Dunia yang sesuai dengan impian dan cita-cita ummat manusia.[Membangun Dunia Kembali To Build The World a New, 30 September 1960]

Masalah bangsa Asia harus diselesaikan oleh Bangsa Asia Beograd dengan cara-cara Asia. Asian Problems to be solved by themselves in Asian ways. [Konferensi Maphilindo di Manila 1963]

kata kata bijak ini diambil dari http://penasoekarno.wordpress.com Untuk melihat lebih banyak kata bijak / kata mutiara dari Bung Karno, Presiden Pertama Indonesia, silahkan ke blog Pena Soekarno

Cerita Rakyat Batu Golog

Hmm... baca cerita rakyat lagi yuk.. sekarang saatnya membaca cerita rakyat batu golog.. apa yah?? tidak usah bertanya apa itu batu golog, yang pasti untuk sodara yang belum baca cerita rakyat malin kundang, silahkan baca dulu biar tahu siapa sih si malin kundang anak durhaka itu.

Oke kita lupakan malin kundang, sekarang mari kita baca saja cerita rakyat batu golog di bawah ini :

Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing di Nusa Tenggara Barat hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain
Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi.

Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.
Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini makin tinggi.” Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk.”


Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.

Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.

Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.

Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

Nah itu dia cerita rakyat NTB (nusa tenggara barat) tentang batu golog, silahkan diresapi dan di maknai yo... jangan lupa baca juga cerita rakyat bahasa Inggris bagi anda yang suka akan cerita bahasa Inggris yo..

Cerita Rakyat Malin Kundang

Cerita Rakyat Malin Kundang ini adalah lanjutan dari cerita rakyat bahasa Inggris malin kundang. Yah memang, cerita rakyat ataupun dongeng rakyat sekali lagi tidak akan jauh-jauh melulu tentang narrative text bukan?

Cerita rakat tentang malin kundang ini sodara pasti tahu temanya bukan? ya, temanya adalah tentang anak yang durhaka. Hmm... jangan sampai ya kita menjadi anak yang durhaka. Ups.. untuk mempersingkat waktu, mari kita simak saja langsung cerita rakyat malin kundang berikut ini.

Seorang anak yang cerdas telah lahir ditengah-tengah keluarga di wilayah Sumatra Barat yang bernama Malin Kundang. Sejak kecil ia dikenal nakal sampai suatu ketika ia mengejar ayam dan terjatuh yang mengakibatkan luka yang membekas. Saat ia beranjak dewasa, ia merasa iba melihat Ibunya yang bekerja keras demi menghidupi keluarga. Oleh sebab itu Malin berencana untuk berlayar demi membantu sang Ibu. Awalnya sang Ibu tidak mengijinkan sebab ayahnya tidak kembali setelah berlayar. Namun karena Malin bersikeras maka berangkatlah ia berlayar mengarungi samudra.

Secara singkat, ditengah perjalanan bajak laut menyerang dan menguasai perahu yang dinaiki Malin. Beruntung ia bisa tetap selamat dan terapung di lautan hingga akhirnya terdampar di suatu pulau. Pulau tersebut sangat subur. Dengan kegigihannya ia berhasil menjadi seorang raya kaya sampai akhirnya mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya. Kabar keberhasilan Malin Kundang ini tersebar luas hingga ke kampung halamannya terutama sang Ibunda. Pada suatu ketika Malin kembali berlayar dengan istri dan awak kapalnya untuk kemudian singgah di pulau kelahirannya. Kedatangannya disambut oleh sang Ibu yang yakin bahwa ia adalah anak kandungnya melihat bekas luka yang dimiliki.

Namun alangkah terkejut sang Ibu ketika Malin tidak mengakuinya. Malin marah semarah-marahnya begitu sang Ibu dengan pakaian yang lusuh dan kotor memeluk dirinya dan menyebut bahwa Malin adalah anaknya. Merasa tidak diakui, sang Ibunda pun marah sampai ia mengeluarkan kalimat, “Ya Tuhan, kalau benar pemuda tersebut adalah anak hambamu ini, aku sumpahi dia menjadi batu”. Dan doa tersebut pun didengar oleh sang pencipta. Ketika Malin kembali berlayar, perahunya terkena ombak dan dirinya pun menjadi batu.

Nah itu dia, cerita rakyat singkat tentang malin kundang yang bisa sodara dan sodari baca. Semoga saja cerita rakyat di atas bisa menambah wawasan kita tentang moral anak bangsa yang tidak boleh durhaka yo..
Copyright 2012 BERITA SORE - Template by Josh Peterson - Supported by Blogger